"Ketiga nomor tersebut yakni D Putri, F Putra dan nomor tunggal putri," kata Sekretaris Umum (Sekum) IPSI Bali, I Nyoman Yamadhiputra di Denpasar, Selasa.
Dieleminasinya tiga nomor tersebut setelah melalui rapat tim monitoring dan evaluasi (Monev) di Denpasar hari ini karena beberapa pertimbangan sehingga tidak diikutsertakan pesilatnya ke PON Remaja tersebut.
Yamadhiputra mengakui, tim monev IPSI Bali terdiri dari binpres, pelatih, ketua harian dan sekum setelah mengevaluasi hasil selekda delapan nomor yang kemudian melakukan skoring.
"Hasilnya, tiga nomor tersebut berada di peringkat enam, tujuh dan delapan sehingga tereliminasi karena kuota dari PB PON Remaja seluruh daerah hanya boleh ikut di lima nomor," ujar Yamadhiputra
Ia mengatakan, kriteria skoring meliputi teknik, fisik, strategi, rekam jejak, dan prestasi pesilat yang lolos selekda lalu. Selain itu, faktor eksternal yakni peluang mendulang medali emas dan kemungkinan lawan yang akan dihadapi nanti menjadi kriteria dan pertimbangan.
"Untuk proses skoring dilakukan dengan baik dan sesuai prosedur," katanya.
Selain itu, pihaknya mengharapkan bahwa pesilat hasil selekda yang tereliminasi dari ajang PON Remaja tidak berkecil hati dan jangan menganggap bukan pesilat andalan Bali.
"Kepada pesilat yang dipercaya mewakili Pulau Dewata ke PON Remaja jangan menyia-nyiakan peluang untuk mencapai prestasi maksimal," katanya. (WDY)
Pewarta: Oleh I Made Surya: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.