Meskipun demikian, PS Badung masih menduduki peringkat pertama Grup IX Divisi I. "Memang upaya kami meraih poin penuh terganjal karena PSIL Lumajang memberikan perlawanan cukup kuat," kata Pelatih PS Badung Alexander Saununu.
Ia mengakui timnya sudah bermain cukup baik. Namun hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, hasil imbang tanpa gol tidak berubah.
Pada laga yang dipimpin wasit Ayi Daud yang berasal dari Ciamis, Jawa Barat, itu, PS Badung tidak mampu menyelesaikan peluang emas. Padahal tim tamu bermain dengan 10 orang akibat seorang pemain terkena akumulasi kartu merah.
Permainan tim tuan rumah tak sebagus saat melibas tamunya, Jember United dengan skor 3-1 pada laga sebelumnya.
Gempuran tim tamu yang dimotori Kushedya Hari Yudo dan Reza Aditya mampu dibendung pemain belakang PSIL.
Memasuki babak kedua, PS Badung meningkatkan daya dobrak, namun tetap saja tidak mampu membuahkan gol.
Sementara itu, Pelatih PSIL Jonatan Agus Prihatno mengaku puas dengan hasil seri tersebut. "Pastinya kami masih harus berjuang menghadapi Jember United untuk menang. Namun, juga harus menunggu hasil Perseden versus Persikapro Probolinggo nantinya," ujar Jonatan. (M038)
Pewarta: Oleh I Made Surya: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.