Denpasar (Antara Bali) - Nilai ekspor berbagai jenis komoditas dari Bali selama Februari 2014 tercatat hanya 40,30 juta dolar AS atau menurun 6,73 persen dibandingkan bulan yang sama tahun 2013.

"Perolehan devisa tersebut dibanding dengan Januari 2014 juga berkurang 12,24 persen yang mencapai 45,92 juta dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Panusunan Siregar di Denpasar, Kamis.

Lima komoditas utama produk Bali yang menembus pasaran mancanegara adalah produk pakaian jadi bukan rajutan sebesar 15,79 persen, produk ikan dan udang 15,44 persen, serta produk ikan dan udang 12,14 persen.

Selain itu juga aneka jenis produk kayu dan barang dari kayu sebesar 11,98 persen serta produk perhiasan dan permata 8,68 persen.

Panusunan Siregar menambahkan bahwa pasaran Amerika Serikat menyerap komoditas andalan Bali itu sebesar 21,18 persen, menyusul Jepang 9,04 persen, Singapura delapan persen, Australia 5,49 persen, dan Prancis 5,09 persen.

Perkembangan nilai ekspor kelima negara tersebut jika dibandingkan dengan keadaan bulan yang sama tahun sebelumnya menunjukkan hanya pasaran ke Prancis yang mengalami peningkatan sebesar 72,78 persen.

Sedangkan ekspor ke empat negara lain mengalami penurunan yang meliputi Amerika Serikat sebesar 35,07 persen, Jepang 64 persen, Singapura 32,95 persen dan Australia 21,17 persen.

Sementara jika dibandingkan dengan keadaan bulan Januari 2014, menunjukkan keadaan yang berbeda ekspor ke negara Amerika Serikat dan Prancis meningkat dengan persentase masing-masing 4,77 persen dan 72,77 persen.

Sedangkan ekspor ketiga negara lainnya yakni ke Jepang, Singapura dan Amerika Serikat mengalami penurunan masing-masing 64 persen, 32,95 persen dan 21,17 persen, ujar Panusunan Siregar.

Ekspor Bali selama tahun 2013 mencapai 486,06 juta dolar AS, naik tipis hanya 0,88 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya 481,83 juta dolar AS.

Ekspor hasil industri kecil dan kerajinan rumah tangga menjadi tulang punggung, karena mampu memberikan kontribusi sebesar 75,07 peren dari total nilai ekspor tersebut. (WDY)

Pewarta: Oleh I Ketut Sutika
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026