"Peningkatan kunjungan turis asing tahun 2013 tertinggi karena tahun-tahun sebelumnya hanya berkisar 4--13 persen, ini antara lain berkat adanya pertemuan APEC di Bali 2013," kata Tjokorda Gde Agung di Denpasar, Senin.
Jumlah kunjungan wisman pada 2013 mencapai 3,2 juta orang atau lebih banyak dibanding 2012 sebanyak 2,8 juta orang.
Gde Agung mengakui ada beberapa faktor penyebab peningkatan kedatangan turis asing tahun 2013, antara lain pembangunan infrasutruktur di berbagai lokasi mulai rampung sehingga kemacetan dan polusi berkurang. "Ini berdampak pada tumbuhnya kunjungan wisman ke sini," katanya.
Selain itu yang lebih penting lagi adalah ada kabar peningkatan pendapatan turis asal Australia sehingga memberikan kesempatan lebih besar untuk berwisata ke Pulau Dewata dan begitu pula kondisi perekonomian Asia yang mampu meningkatkan jumlah wisman ke Bali.
Gde Agung mengatakan dioperasikannya jalan tol Bali Mandara seusai diresmikan pemakaiannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono memberikan dampak positif terhadap dunia kepariwisataan Bali.
Pembangunan infrastruktur di berbagai lokasi memperlancar arus lalulintas menuju lokasi wisata yang ada akan memberikan kenyamanan kepada masyarakat internasional yang mengaku hampir 95 persen yang melakukan perjalanan wisata ke Bali hanya untuk berlibur.
Hal itu dapat terlihat dari jumlah kunjungan turis asing yang datang langsung dari negerinya sebanyak 3,2 juta orang selama 2013, melebihi sasaran yang ditetapkan sekitar tiga juta orang maka baik jumlah maupun prosentasenya yang tertinggi selama lima tahun terakhir.
Ia mencontohkan kedatangan turis asing ke Bali tahun 2009 hanya 2,2 juta naik 13,26 persen dari tahun sebelumnya hanya 1,9 juta orang, kemudian bertambah hanya 11,8 persen tahun berikutnya menjadi 2,4 juta orang dan tahun 2011 naik 10,57 persen menjadi 2,7 juta turis asing.
Perkembangan perekonomian dunia agak mengalami gejolak tahun 2012 terutama di negeri adidaya, pusat wisatawan dunia seperti Amerika Serikat, Eropa, Jepang dan sebagainya kedatangan turis asing ke Bali hanya tumbuh 4,9 persen menjadi 2,8 juta orang dan selama 2013 tumbuh tertinggi 13,37 persen menjadi 3,2 juta orang.
Gde Agung yang juga praktisi pariwisata, mengakui dunia perpelancongan di Bali memang tidak mulus begitu saja, tetapi banyak menerima tantangan terutama dari negara tetangga pesaing yang juga menginginkan meraih dolar dari sektor perjalanan wisata masyarakat dunia.
"Oleh sebab itu kegiatan promosi tentang aktivitas seni budaya yanag tiada duanya di dunia maupun keindahan alam Pulau Dewata harus tetap digencarkan ke mancanegara, disamping pelayanan yang dilakukan komponen pariwisata Bali tetap ditingkatkan," kata dia berharap. (LHS)
Pewarta: Oleh IK Sutika: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.