"Saya berharap banyak dari Pak Mahfud, dia tak hanya mengerti hukum, tapi juga dia memahami syariat Islam dan bagaimana menyelaraskannya dalam sebuah negara yang majemuk," kata Alissa Wahid, puteri Gus Dur, dalam diskusi pemikiran Gus Dur bertajuk Demokrasi dan Pluralisme di Jakarta, Kamis.
Pihaknya menilai Mahfud yang kenal dekat dengan sosok Gus Dur bisa meneruskan perjuangan Gus Dur sebagai pejuang kemanusiaan dan pluralisme.
Menurut dia, Indonesia sangat membutuhkan sosok-sosok pemimpin yang berpandangan pluralis seperti Gus Dur untuk menciptakan kedamaian dalam kemajemukan.
Dikatakannya, pandangan Gus Dur yang kerap menjadi kontroversi di masyarakat selama ini, sebenarnya dalam rangka menegakkan visi Islam sebagai rahmat semesta alam.
"Orang bilang Gus Dur kebarat-baratan, padahal visi Gus Dur ingin mewujudkan Islam rahmatan lil alamin dengan segala konsekwensinya, bukan hanya bicara terkait orang NU saja, orang Islam saja," katanya. (M038)
Pewarta: Oleh Anita Permata Dewi: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.