Negara (Antara Bali) - Rumah umat Kristiani di Desa Ekasari, Kabupaten Jembrana, Bali, berhias penjor untuk menyemarakkan suasana Natal dan Tahun Baru 2014.

Sekilas hiasan dan pernak-pernik rumah umat Kristiani itu mirip dengan hiasan rumah dan tempat persembahyangan umat Hindu di Bali pada Hari Raya Galungan dan Kuningan.

"Memang kami mengadopsi budaya Bali karena kebetulan nenek moyang kami beragama Hindu," kata Wayan Suryatna, warga Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Rabu.

Penjor yang dibuat secara serentak oleh warga sebelum Hari Raya Natal. Bedanya, penjor umat Kristiani tak dilengkapi sesajen seperti milik umat Hindu.

Di dalam Gereja Katholik Hati Kudus Yesus di desa itu, umat Kristiani juga memasang "gebogan" yang terdiri dari rangkaian buah-buahan di setiap ritual keagamaan umat Hindu di Pulau Dewata itu. (M038)


Pewarta: Oleh Wira Suryantala
: M. Irfan Ilmie

COPYRIGHT © ANTARA 2026