"Sudah beberapa hari ini saya tidak bisa bekerja. Persendian tubuh rasanya nyeri semua, disertai demam," kata Herman, salah seorang warga, Selasa.
Laki-laki yang berprofesi sebagai nelayan ini mengatakan virus yang disebarkan nyamuk tersebut, menular dari rumah ke rumah, namun tidak bersamaan.
"Biasanya kalau salah satu keluarga terjangkit, keluarga lainnya yang tinggal serumah juga akan kena. Bahkan, ada satu keluarga, yang empat diantaranya sakit seperti ini," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, dr Putu Suasta, MKes mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyemprotan atau fogging serta penyuluhan ke Desa Air Kuning.
"Yang kami kedepankan adalah penyuluhan kepada masyarakat, penyemprotan tidak bisa dilakukan setiap hari, karena bisa menyebabkan nyamuk tersebut kebal terhadap obat," katanya.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.