Denpasar (Antara Bali) - Jumlah wisatawan mancanegara ke Bali berkurang pada saat daerah ini menjadi tempat perhelatan internasional sepert pertemuan para pemimpin dunia yakni KTT APEC 1-8 Oktober 2013.

Sesuai data yang dilansir Dinas pariwisata Bali, Jumat menyebutkan turis asing ke daerah ini turun dari 309.219 orang selama Agustus menjadi 305.629 orang September dan saat berlangsungnya KTT APEC hanya 266.502 orang.

Namun secara keseluruhan masyarakat internasional yang melakukan perjalanan wisata ke Pulau Dewata selama sepuluh bulan I-2013 mencapai 2,6 juta orang atau bertambah 12,19 persen jika dibandingkan periode sama 2012 yang tercatat 2,3 juta orang.

Praktisi pariwisata Bali, Tjok Gede Agung mengatakan, berkurangnya jumlah turis ke daereah ini saat para pemimpin dunia melakukan pertemuan di Bali, adalah bersifat sementara dan sekarang sudah ramai kembali apalagi pada akhir tahun.

Ia menjelaskan, demi keamanan para pemimpin Negara adikuasa itu, banyak kamar hotel dipesan jauh sebelumnya oleh delegasi negara peserta APEC sehingga tiga bulan menjelang perhelatan akbar itu turis yang terbang langsung dari negerinya ke Bali berkurang.

Pengurangan itu bersifat sementara, tetapi berkat keberhasilan penyelenggaraan APRC di Bali akan memberikan manfaat besar bagi kemajuan dunia pariwisata di Indonesia, karena negeri ini mampu menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dunia. (*/ADT)



: I Nyoman Aditya T I

COPYRIGHT © ANTARA 2026