Unggulan kedua dan juara lima kali di turnamen di "kandangnya sendiri" ini memukau 9.200 penonton di St Jakobshalle melalui perjuangannya yang membuat ia berada di posisi solid untuk mengejar satu tempat di turnamen penutup musim yang akan dilangsungkan di London pada bulan depan.
Federer, yang sekarang menuju perempat final, yang untuk sementara berada di urutan ketujuh di turnamen itu, menjalani pekan yang berat di negaranya sendiri dan pada pekan depan di Paris Masters untuk memastikan tempatnya menuju turnamen akhir musim yang dimenanginya sebanyak enam kali.
Pria Swiss 32 tahun ini melaju dalam waktu kurang dari dua jam, bangkit dari kekalahan di set pertama melawan petenis Uzbekistan itu, kemudian memenangi set kedua untuk menyamakan kedudukan.
Set ketiga menjadi ujian sebenarnya bagi juara 17 Grand Slam ini, yang menjalani musim buruk pada 2012, Federer menorehkan tanda saat ia menahan serve untuk mencatatkan skor 1-1 pada set terakhir, memenangi game selama delapan menit setelah lolos dari empat break point.
"Saya memulainya dengan buruk, melakukan terlalu banyak kesalahan, khususnya pada pukulan forehand," kata Federer. "Saya mengambil resiko terlalu banyak dan itu tidak terbayar."
"Saya gembira karena saya mampu membalikkan keadaan, saya memerlukan pertandingan seperti ini." (Antara/AFP/ADT)
: I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.