Nusa Dua (Antara Bali) - Kementerian Kesehatan memfokuskan pengentasan penyakit malaria pasca-program "Millenium Development Goals" (MDGs) 2015 mengingat kasus tersebut tercatat masih tinggi di beberapa daerah di Indonesia.
     
"Masih ada enam daerah yang tercatat tinggi kasus malaria," kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, usai membuka pertemuan Tingkat Menteri APEC di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa.
     
Menurut dia, keenam daerah yang masih tinggi kasus malaria di antaranya Papua Barat, Papua, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Bangka Belitung.
     
Meski demikian sebagian besar provinsi di Tanah Air sudah berhasil menurunkan kasus malaria hingga di bawah 1 "Annual Paracite Incidence" (API) atau Angka Kesakitan Malaria.
     
Diperlukan kerja keras agar Indonesia dapat menurunkan angka API sesuai target MDGs 2015, yaitu 1 per 1000 penduduk dengan jumlah malaria mencapai 417 ribu kasus pada tahun 2012.
     
"Kita bantu sepenuhnya supaya masyarakat bisa menekan dan menurunkan dengan cepat malaria," ucap Nafsiah. (DWA)

Pewarta: Oleh Dewa Wiguna
: Dewa Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026