"Saya yakin `Miss World` akan berdampak positif bagi pariwisata, khususnya Bali dan umumnya Indonesia. Ajang tersebut adalah ajang internasional. Mereka pasti mengikuti aturan sesuai dengan daerah yang dijadikan ajang kontes tersebut," katanya didampingi Wagub Bali Ketut Sudikerta di Denpasar, Senin.
Terkait sikap Front Pembela Islam (FPI) yang menentang pergelaran "Miss World", Pastika menganggapnya sebagai hal yang berlebihan.
"Alasannya apa? Keberatannya di mana? `Miss World` tidak mempertontonkan pornoaksi di Bali. Mereka datang ke sini sudah sesuai aturan dan etika ketimuran," kata mantan Kapolda Bali itu.
Ia mengatakan kontes tersebut sama dengan wisatawan asing lainnya yang datang ke Pulau Dewata berkonferensi ke Bali. Ajang ini juga mendatangkan keuntungan secara ekonomi bagi Bali sehingga tidak perlu diperdebatkan. (M038)
Pewarta: Oleh I Komang Suparta: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.