"Penurunan itu akibat naiknya indeks yang diterima petani sebesar 0,79 persen lebih rendah dibandingkan kenaikan indeks yang dibayar petani 2,67 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, I Gede Suarsa di Denpasar, Selasa.
Ia mengatakan, kenaikan indeks yang diterima petani didorong oleh naiknya harga komoditas kelapa sebesar 3,77 persen dan cengkeh 3,57 persen.
Sementara indeks harga yang dibayar petani mengalami kenaikan, akibat naiknya indeks konsumsi rumah tangga sebesar 2,98 persen. (M038)
Pewarta: Oleh IK Sutika: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.