Denpasar (Antara Bali) - Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Made Subawa mengatakan, pihaknya akan melakukan promosi pariwisata ke luar negeri, yaitu Korea Selatan dan London, Inggris.
   
"Tahun ini kami akan lakukan promosi pariwisata ke Korea dan Inggris, karena kedua negara itu sangat berpotensi untuk mendatangkan warganya ke Pulau Dewata, khususnya Badung," kata Made Subawa di Mangupura, Kabupaten Badung, Bali, Rabu.

Ia mengatakan, masyarakat Eropa sangat senang melakukan wisata alam dan kebudayaan, karena itu sangat tidak berlebihan jika promosi ke negara tersebut. Terlebih, potensi objek wisata yang mereka harapkan semuanya ada di Bali.

"Di sana (London) terkumpul warga Eropa dari banyak negara, sehingga promosi ke negeri kerajaan itu akan membawa ketertarikan bagi warga Eropa untuk berkunjung ke Pulau Dewata," ucapnya.

Kabid Promosi Dinas Pariwisata Badung Dewa Sumitro mengatakan, dana untuk kepentingan promosi wisata tahun ini agak mengendur.

Tahun 2009 total dana promosi Badung sebanyak Rp3,5 miliar, sedangkan untuk tahun ini hanya Rp3,1 miliar.

"Jumlahnya menurun karena tahun lalu ada empat negara yang kami kunjungi. Sedang tahun ini hanya dua negara," ucapnya.

Ia mengatakan, empat negara yang dikunjungi untuk promosi 2009, masing-masing China, Jepang, Italia dan Inggris.

Berdasarkan data pada Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, terungkap bahwa kunjungan warga China kini mengalami peningkatan yang cukup berarti, bahkan mampu menggeser posisi Jepang sejak beberapa waktu lalu.

Dewa Sumitro mengatakan, promosi tahun 2009 ada hubungannya dengan apa yang terjadi tahun ini. "Buktinya, promosi ke negeri tirai bambu pada tahun lalu itu, hasilnya baru terlihat tahun ini," katanya menambahkan.

Menurutnya, keingintahuan warga China dalam mengikuti ekspo selalu tinggi. Dari setiap ekspo Pemerintah Badung yang diadakan di luar negeri, warga China selalu bertanya tentang potensi obyek wisata di Bali, bahkan di banyak negara lain di dunia.

Untuk negara Korea yang akan dituju Juni 2010, Dewa Sumitro mengatakan, pangsa pasar yang dituju adalah warga Asia.

Sementara untuk promosi di dalam negeri akan dilakukan di tiga tempat, yakni Jakarta, Surabaya dan Batam, katanya.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026