"Begitu ada kebakaran di dapur, saya langsung berlari ke kamar ibu dan mengangkatnya. Ia memang sudah beberapa waktu ini tidak bisa jalan sendiri," kata I Gede Wardana, anak Wintia, Kamis.
Sehari-hari, Wintia tinggal di rumah milik I Ketut Darma, anaknya yang lain, yang menderita kerugian sekitar Rp25 juta karena dapurnya terbakar.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh anak tetangga Darma, yang tinggal di sebelah timurnya.
Saat warga bersama pemilik rumah menuju ke dapur, api sudah membesar hingga ke atap dan mulai merembet ke kamar yang ditempati Wintia.
Selain menyelamatkan Wintia, warga juga mengeluarkan kompor serta tabung gas untuk mencegah kebakaran lebih besar lagi.
"Api kemungkinan berasal dari tungku tradisional yang masih ada baranya," kata Darma.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.