Hemoglobin atau protein darah babi yang digunakan sebagai filter rokok maksudnya untuk memblok racun kimia sebelum masuk ke dalam paru-paru perokok, kata Hakim saat menjadi pembicara dalam dialog bahaya merokok bagi kehidupan berbangsa di Balaikota Banjarmasin, Rabu.
Ia meyakini bahwa filter yang digunakan untuk rokok diproduksi di Indonesia tersebut mengandung darah babi, pasalnya filter rokok belum ada diproduksi di Indonesia, semuanya impor, sementara filter impor menggunakan darah babi.
Menurutnya semua itu diketahui setelah adanya pernyataan yang diungkapkan ahli Australia atau Profesor Kesehatan Masyarakat dari University of Sydney, Simon Chapman.
Profesor di Australia memperingatkan kelompok agama tertentu terkait dugaan adanya kandungan sel darah babi pada filter rokok. Profesor Simon Chapman menyatakan, peneliti dari Eindhoven, Belanda, Christien Meindertsma, dan mengungkap, 185 produsen rokok di negara itu menggunakan hemoglobin babi sebagai bahan pembuat filter rokok. (*/ADT)
Uploader : I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.