Bogor (Antara Bali) - Satwa endemik Indonesia orangutan (Pongo pygmaeus) menarik perhatian Hakim Agung Sudan Dr Haidar Ahmad Dagfullah saat berkunjung ke lembaga konservasi "eksitu" (di luar habitat asli) Taman Safari Indonesia Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

"Wujud dari ketertarikan beliau (Hakim Agung Sudan) adalah dengan berfoto bersama orangutan, satwa asli Indonesia, berkelamin betina bernama Wulan (4 tahun)," kata Direktur Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua Frans Manansang kepada Antara di Bogor, Senin.

Didampingi Humas TSI Cisarua Yulius H Suprihardo, ia menjelaskan bahwa dalam kunjungan pada Minggu (23/6) itu, pejabat tinggi negara sahabat itu didampingi Dirjen Badan Urusan Peradilan Agama Mahkamah Agung Purwo Susilo beserta staf.

Menurut Frans Manansang, dengan adanya kunjungan tersebut diharapkan para tamu dari Sudan dapat lebih mengenal satwa satwa asli Indonesia kepada rakyat di negara sahabat itu.
"Sehingga kemudian bisa menceritakan keindahan maupun kekayaan alam Indonesia di negaranya," ucapnya.

Yulius H Suprihardo menambahkan tamu VIP tersebut juga didampingi Dubes Sudan untuk Indonesia Abd Al Rahim Siddiq, beserta Hakim Tinggi Abdul Mun'im Balha dan Muhammad Taha, serta tamu tamu lainnya yang berjumlah 25 orang.

Ketika tibanya di TSI, rombongan diterima oleh pimpinan TSI Frans Manansang, dan sejumlah staf yang sejak telah bersiap siap menerima kunjungan tamu negara tersebut.

Ia menjelaskan dengan menggunakan Bus Safari, rombongan berkeliling melihat berbagai koleksi satwa-satwa yang ada di area lokasi satwa selama hampir satu jam. (LHS)

Pewarta: Oleh Andi Jauhari
Editor : Ni Luh Rhismawati

COPYRIGHT © ANTARA 2026