"Seiring dengan liburan sekolah sekarang ini, banyak sekali sekolah-sekolah Singapura yang datang membawa pelajarnya 'study tour' ke Batam," kata Yusfa.
Berdasarkan laporan dari pengusaha perjalanan, sedikitnya 20 grup pelajar memastikan kunjungan ke Batam sejak awal Juni. Setiap grup terdiri atas minimal 20 orang.
Di Batam, ratusan pelajar Negeri Singa itu berwisata ke kampung-kampung tua, pantai, sambil melakukan serangkaian bakti sosial di tempat itu. Mereka juga mengunjungi panti asuhan dan menghibur anak yatim yang tinggal di sana.
"Ada juga yang ke sekolah-sekolah di tempat terpencil dan mereka memberi bantuan," kata Yusfa.
Biasanya, para pelajar melakukan kunjungan selama tiga sampai empat hari sebelum kembali ke Singapura.
Selain pelajar, juga ada beberapa kelompok guru dari Malaysia dan Singapura yang melakukan tur ke Batam. Namun, kata Yusfa, jumlahnya tidak sebanyak pelajar. Yusfa mengatakan bahwa kunjungan pelajar dan guru turut mendongkrak jumlah kunjungan wisman ke kota industri itu. (LHS)
Pewarta: Oleh Jannatun Naim: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.