Jombang (Antara Bali) - Partai Keadilan Sejahtera menginginkan perbaikan kurikulum sebelum diterapkan kurikulum baru pada lembaga pendidikan di 2013 ini, demikian yang diungkapkan oleh anggota Fraksi PKS Ahmad Zainuddin.

"Kami ingin pengembangan kurikulum dan kami terus dorong pemerintah untuk mengembangkan. Ini semua karena tuntutan globalisasi," katanya ditemui saat mendampingi Presiden PKS Anis Matta berkunjung ke Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Selasa malam.

Ia mengatakan, sebenarnya bukan hanya fraksi PKS yang menolak penerapan kurikulum baru 2013, tapi terdapat partai lain yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta Partai Amanat Nasional (PAN).

Namun, ia menegaskan andaikata hanya PKS yang sendirian menolak penerapan kurikulum baru itu, PKS akan tetap konsisten menolak diterapkan pada 2013 ini.

Menurut dia, kurikulum baru itu belum sepenuhnya dipahami oleh pengelola pendidikan seperti kepala sekolah ataupun guru. Hal itu berdasarkan kunjungan kerja yang telah dilakukan di sejumlah instansi pendidikan.

"Secara teknis banyak dinas belum mengetahui tenang kurikulum baru. Kami juga pernah minta buku yang akan digunakan kurikulum baru, tapi tidak dikasih," ucap anggota Komisi X DPR tersebut.

Harusnya, kata dia, sebelum kurikulum itu diterapkan, pemerintah melakukan berbagai macam pelatihan. Jangan sampai ketika kurikulum baru diterapkan, justru mereka (instansi pendidikan) bingung. (LHS)

Pewarta: Oleh Fiqih Arfani
: Ni Luh Rhismawati

COPYRIGHT © ANTARA 2026