"Lomba ini diikuti 30 peserta yang keseluruhannya merupakan anak jalanan," kata Sekretaris Disbudpar Kota Bandarlampung Ferry Yusticia, di Bandarlampung, Kamis.
Dia menjelaskan, kegiatan ini sebagai wadah untuk menyalurkan kreativitas bagi anak jalanan yang cenderung masih dipandang sebelah mata oleh berbagai pihak. Musik dan lagu yang dibawakan oleh peserta bebas sesuai kreativitas mereka.
"Penyelenggaraan seperti ini telah sering kami lakukan, umumnya peserta sangat antusias untuk mengikutinya. Dalam lomba ini pemenang langsung diumumkan," ujarnya.
Selain menggelar lomba musik jalanan, pihaknya juga tengah menggelar sejumlah kegiatan lainnya, seperti lomba jajanan pasar, makanan tradisional, dan perlombaan pembuatan cenderamata khas Lampung.
Ferry menyebutkan, lomba jajanan pasar diikuti 31 peserta berasal dari satuan kerja (satker) di lingkungan Pemkot Bandarlampung, dan untuk lomba makanan tradisional diikuti 20 peserta yang berasal dari Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kecamatan yang ada di Kota Tapis Berseri ini.
"Peserta perlombaan cenderamata khas Lampung diikuti oleh masyarakat umum sebanyak 11 peserta," katanya.(LHS)
: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.