Chicago (Antara Bali) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik tajam pada Kamis (Jumat pagi Wita), didorong oleh melemahnya dolar AS dan penurunan pasar saham di seluruh dunia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik 24,4 dolar AS, atau 1,78 persen, menjadi menetap di 1.391,8 dolar AS per ounce.

Dolar turun tajam terhadap yen Jepang pada Kamis, dan diperdagangkan di 101,78 yen per dolar. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang, turun menjadi 83,708 pada Kamis dari 84,251 pada Rabu, mendukung harga emas.

Pasar saham yang merosot di seluruh dunia juga memberikan dukungan tambahan. Industri manufaktur China secara tak terduga mengalami kontraksi, memicu penurunan tajam di pasar saham Asia, diikuti pasar saham Eropa dan pasar saham AS.

Indeks Nikkei-225 di Jepang turun 7,3 persen pada Kamis, merupakan penurunan satu hari terburuk sejak Maret 2011.

Namun demikian, harga emas mengalami beberapa hambatan dalam kenaikannya pada Kamis karena Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran di AS turun 23.000 ke penyesuaian musiman 340.000 dalam pekan yang berakhir 18 Mei. (Antara/Xinhua/ADT)



: I Nyoman Aditya T I

COPYRIGHT © ANTARA 2026