Tabanan (Antara Bali) - Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Alit Saputra, Kabupaten Tabanan, Senin, dirangkai dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional karena pada tanggal 2 Mei 2013 bersamaan dengan rangkaian kampanye Pilkada Bali.

Wakil Bupati Tabanan Komang Gde Sanjaya mengingatkan seharusnya mampu menjadi media untuk meneladani dan memaknai semangat juang pendahulu yang telah berjuang tanpa pamrih dengan kesabaran dan keberanian dalam mengusir penjajah.

"Untuk itu kita harus meresapi ajaran yang ditanamkan oleh Bapak Bangsa kita, bagaimana perjuangan mereka membangun kebersamaan dan persatuan antar elemen bangsa tanpa menghiraukan adanya perbedaan adat, budaya dan paham-paham lainnya demi sebuah cita-cita membangun NKRI karena nilai-nilai yang terkandung dalam Harkitnas ini akan terus relevan sepanjang masa," katanya.

Menurut dia, membangun dan memelihara kebersamaan, persatuan dan kebulatan tekad tanpa menonjolkan paham kedaerahan adalah sebuah modal berharga dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Dalam menghadapi berbagai tantangan dunia global, saya mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan semangat kebersamaan sebagai sebuah bangsa yang bermartabat dan memiliki daya saing tinggi karena tidak akan ada bangsa yang maju tanpa bersatu dan berjuang keras," kata Wabup.

Ia juga mengemukakan, pendidikan merupakan pondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan cerdas. Dia berharap melalui Hardiknas, kita semua mampu menanggulangi berbagai permasalahan nasional dan penyakit sosial mulai dari kemiskinan dan kebodohan.

Dan juga berharap kepada seluruh insan pendidikan agar mengevaluasi berbagai program dan capaian yang telah dilaksanakan.

"Dunia pendidikan harus mampu dikelola secara professional dengan tetap berpegang teguh pada keselarasan dan keserasian terhadap budaya dan kearifan lokal bangsa, daerah, dan perkembangan masyarakat," katanya. (EKA/M038)

Pewarta: Oleh Suar Eka Buana
Uploader : I Nyoman Aditya T I

COPYRIGHT © ANTARA 2026