Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik 25,6 dolar AS, atau 1,83 persen, menjadi menetap di 1.421,2 dolar AS per ounce.
"Permintaan fisik begitu kuat sehingga mendorong para pemburu harga murah bergegas membeli emas dengan harapan bahwa emas kemungkinan akan berbalik lebih tinggi," kata analis pasar.
Penurunan dalam "short position" juga menunjukkan bahwa pedagang memperkirakan harga emas berbalik naik (rebound) setelah baru-baru ini dilanda aksi jual.
Harga emas kehilangan tujuh persen pada pekan lalu. Analis pasar mengaitkan penurunan tajam harga emas terhadap sejumlah faktor, termasuk penurunan kepemilikan emas oleh dana-dana yang diperdagangkan di bursa, kekhawatiran bahwa bank-bank sentral akan mulai menjual cadangan emasnya, dan penurunan harga rata-rata emas pada 2013 oleh bank investasi besar seperti Goldman Sachs. (Xinhua/M038)
: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.