GM Sales & Customer Service Telkomsel Regional Bali Nusra, Syaiful Bachri dalam siaran persnya yang diterima ANTARA di Denpasar, Selasa menjelaskan, dalam program yang berlaku mulai 9 Februari 2010 ini, pelanggan bebas telpon berkali-kali mulai pukul 01.00 hingga 17.00 waktu setempat.
"Pelanggan dapat menelpon dengan akumulasi percakapan hingga 100 menit (6.000 detik) ke semua pelanggan kartuHALO, simPATI, dan Kartu As. Untuk menikmati layanan ini, dalam satu hari pelanggan simPATI cukup sekali melakukan aktivasi dengan mengirimkan SMS, ketik TM
Pelanggan di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara bisa menikmati murahnya berkomunikasi dengan Talkmania hanya dengan Rp2.000. Sementara untuk pelanggan di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, biaya yang dikenakan Rp3.000.
Pria yang kerap dipanggil Ari ini mengatakan, program Talkmania ini merupakan apresiasi Telkomsel terhadap tingginya kepercayaan pelanggan simPATI yang kini telah mencapai sekitar 59 juta pelanggan.
"Kami berharap program ini dapat menambah benefit simPATI sebagai kartu prabayar yang paling banyak digunakan pengguna selular di Indonesia, karena secara nyata program ini dapat memberikan penghematan signifikan dalam anggaran komunikasi pelanggan," katanya.
Seluruh pelanggan simPATI dapat menikmati layanan Talkmania dan pemakaian pulsanya bersifat prioritas, sehingga apabila pengguna simPATI tersebut masih memiliki bonus menit dan atau pulsa Telkomsel, maka pulsa Talkmania akan tetap menjadi prioritas yang secara otomatis digunakan lebih dahulu. Pelanggan baru simPATI bahkan dapat langsung menikmati layanan Talkmania tanpa perlu melakukan isi ulang pulsa.
Untuk mengecek status aktivasi Talkmania, saldo durasi dalam satu hari penggunaannya, maupun bonus lain, pelanggan dapat mengakses menu *889# langsung dari ponselnya. Dengan mengakses *887#, pelanggan juga dapat melakukan pengecekan transaksi terakhir, termasuk yang menggunakan pulsa Talkmania.
Pelanggan simPATI juga dapat memberikan layanan Talkmania untuk sesama pengguna simPATI dengan mengirimkan SMS, ketik TM
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.