"Meskipun ketinggian gelombang dalam sepekan ke depan diperkirakan mengalami penurunan, tetapi ketinggian gelombangnya masih berbahaya bagi kapal motor ukuran kecil dan sedang," kata Prakirawan BMKG Balai Besar Wilayah II Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Primastuti Indah P di Pontianak.
Sebelumnya, sepekan lalu ketinggian gelombang di sejumlah perairan Kalbar cukup tinggi, yakni 5,0 meter hingga 7,0 meter sehingga sangat berbahaya bagi semua jenis pelayaran.
Data BMKG Balai Besar Wilayah II Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak mencatat, dari Jumat (11/1) hingga Senin (14/1) ada lima kawasan perairan laut Kalbar yang berpotensi terjadi gelombang setinggi 3,0 meter hingga 6,0 meter sehingga sangat berbahaya bagi semua jenis pelayaran.
Kelima kawasan perairan laut Kalbar yang berpotensi terjadi gelombang setinggi 3,0 meter hingga 6,0 meter tersebut, diantaranya perairan China Selatan utara Natuna, Kepulauan Natuna, Laut Natuna, Kepulauan Anabas, dan Sambas.
"Sebelumnya kelima kawasan perairan Kalbar tersebut, ketinggian gelombangnya mencapai 5,0 meter hingga 7,0 meter," ungkap Primastuti. (*/DWA/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.