Denpasar (Antara Bali) - Dana pembangunan jalan "by pass" Tohpati - Kusamba dari ruas jalan perempatan Lebih, Kabupaten Gianyar hingga jembatan Tukad Unda, Kabupaten Klungkung mencapai Rp175 miliar lebih.

"Proyek jalan yang akan dibangun dalam waktu dekat ini bernama paket EBL 02, Tohpati-Kusamba Stage II sejauh 8,2 kilometer," kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah VIII, Ir Susalit Alius di Gianyar, Bali, Kamis.

Usai melakukan prosesi upacara "pecaruan", ia mengatakan, jalan yang akan dibangun tersebut akan menyambung jalan yang telah ada, dengan lebar yang sama.

"Sebelum proses pembangunan jalan dimulai, kami melakukan upacara prosesi 'pecaruan' (pembersihan secara niskala) dengan tingkatan upacara panca sata di lokasi atau di titik awal pembangunan ruas jalan tersebut," jelas Susalit.

Ia mengatakan, pembangunan jalan itu menggunakan dana bantuan pemerintah Australia. Pengerjaan ruas jalan ini diharapkan akan selesai 2011.

"Kami berharap proyek pembangunan jalan 'by pass' Tohpati - Kusamba akan semua rampung tahun depan. Dengan demikian pengguna jalan pun akan merasa lebih nyaman," katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja BPJN Wayan Suarjaya menambahkan, ruas jalan yang akan dibangun tersebut merupakan jalan yang sepenuhnya dibangun dengan bahan campuran beton. Ini berbeda dengan ruas jalan yang telah ada di sisi utara, yang menggunakan bahan aspal.

"Ruas jalan yang akan dibangun ini menggunakan metode pengerjaan 'rigith', yakni dengan menggunakan beton. Desain jalan ini dari Australia, tenaga ahlinya dari Australia dan Indonesia. Sedangkan pengerjaan proyek oleh Adhi Karya dan Waskita Karya," katanya.

Menurut Suarjaya, pembangunan ruas jalan simpang Lebih -  jembatan Tukad Unda Klungkung akan memerlukan waktu selama 730 hari dan diharapkan akan selesai pada 2011.

"Dana yang digunakan pembangunan proyek tersebut sebesar Rp175 miliar lebih itu bersumber dari pinjaman lunak Pemerintah Australia," kata Suarjana menambahkan. (*)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026