Dalam sidang paripurna di DPRD Kabupaten Buleleng di Singaraja, Jumat, mengenai pengesahan RAPBD 2013 terungkap bahwa kenaikan itu dipicu oleh proyeksi kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) dan dana perimbangan dari pusat.
Ketua Badan Anggaran DPRD Kabupaten Buleleng Gde Supriatna menyebutkan bahwa dalam APBD 2013 PAD dirancang senilai Rp128 miliar, dana perimbangan Rp905,82 miliar, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesarRp249,53 miliar.
"Pada sisi belanja juga dirancang Rp1,339 triliun, naik Rp89 miliar atau 7,12 persen dibandingkan APBD 2012. "Hal itu merupakan cerminan konsistensi dan kesungguhan bupati beserta seluruh jajarannya dalam meningkatkan kinerja pembangunan daerah," kata politikus PDIP itu.
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menambahkan bahwa APBD 2013 masih dapat mengalami pergerakan atau perubahan karena adanya evaluasi Gubernur Bali. (MDE/ADT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.