Denpasar (Antara Bali) - Pemerintah Provinsi Bali optimis dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,57 persen pada akhir 2012 dengan melihat tingginya realisasi investasi hingga triwulan III tahun ini.

"Banyaknya investasi ini terkait Bali akan menjadi tuan rumah KTT APEC sehingga ikut menunjang capaian pertumbuhan ekonomi," kata Asisten Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Pemprov Bali Ketut Wija, di Denpasar, Rabu.

Saat memaparkan capaian pembangunan Bali hingga triwulan III/2012, ia mengatakan hingga semester I tahun ini saja ekonomi Bali sudah tumbuh di kisaran 6,41 persen.

Sementara dari sisi investasi, hingga triwulan III, sektor tersier masih menyumbang persentase terbesar yakni hingga 66,27 persen. "Yang termasuk sektor tersier yakni usaha di bidang jasa, perhotelan, restoran, dan perdagangan.

Sedangkan sektor sekunder (investasi di bidang listrik, gas dan air bersih) realisasinya mencapai 15,95 persen, serta sektor primer berupa investasi di bidang pertanian dan pertambangan baru mencapai realisasi 17,78 persen.

"Bali dengan struktur ekonomi seperti ini sebenarnya tergolong dalam kondisi labil. Artinya sedikit saja terjadi isu keamanan dan kesehatan dapat menyebabkan goncangan terhadap perekonomian daerah kita. Oleh karena itu, kita harus terus mendorong upaya menjaga kondusifitas Bali," ujarnya.(LHS)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026