Denpasar (Antara Bali) - Delapan hari besar nasional diperingati sekaligus di tingkat Provinsi Bali dengan inspektur Gubernur Bali Made Mangku Patika di lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Selasa.

Peringatan tersebut diikuti berbagai kalangan antara lain  unsur Korpri, organisasi Dharma Wanita Persatuan, Dharma Pertiwi, PKK, Bayangkari, Taruna Sigap Bencana (Tagana) BKOW, Wanita Hindu, PHDI Bali dan guru-guru wanita se-Kota Denpasar.

Peringatan yang dilaksanakan secara serentak itu menurut Gubernur Pastika tanpa mengurangi makna dan arti dari hari-hari nasional yang bersejarah tersebut.

Kedelapan hari besar nasional itu meliputi Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) ke-64, Hari Transmigrasi ke-59, Hari Internasional Penyandang Cacat, Hari Nusantara ke-10 dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional.

Selain itu juga Hari Ibu ke-81, Hari Dharma Wanita Kesatuan ke-10 dan Hari Kesatuan PKK ke-37.

Gubernur Made Mangku Pastika menilai perayaan secara bersama-sama itu mencerminkan satu komitmen dalam melakukan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintah, tanpa mengurangi sakralisasi dan apresiasi terhadap peringatan hari-hari besar tersebut..

Lewat perayaan bersama tersebut diharapkan mampu melangkah ke depan dalam menggarap pembangunan menyangkut berbagai aspek kehidupan masyarakat sekaligus mewujudkan Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera (Bali Mandara).

Hal itu perlu mendapat perhatian bersama, mengingat perekonomian global tahun 2010 mulai memasuki fase pemulihan. Kondisi itu menjadi momentum positif bagi pemerintah dalam melaksanakan akselerasi kegiatan perekonomidan di daerah tujuan wisata, seperti Bali, kata Gubernur Pastika. (*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026