"Usaha kuliner memerlukan berbagai jenis ikan laut dan hasil budi daya dalam jumlah yang memadai untuk memenuhi permintaan konsumen, baik dari masyarakat setempat maupun wisatawan yang berlibur di sini," katanya di Denpasar, Sabtu.
Permintaan akan berbagai jenis ikan bertambah terus, tetapi produksi hasil tangkapan nelayan maupun hasil budidaya berkurang, akibat berbagai hal terutama dari iklim yang kurang bersahabat dan cuaca di laut kurang menguntungkan.
Menurut dia, pengelola usaha kuliner saat ini mendatangkan ikan lele dari Pulau Jawa untuk memenuhi konsumsi masyarakat daerah pariwisata itu sekitar delapan ton per hari, sedangkan petani setempat baru mampu berproduksi lima ton per hari.
"Keperluan ikan lele akan bertambah terus sejalan semakin banyak usaha kuliner di sini sehingga kekurangan itu harus dipenuhi dari Jawa," katanya.(*/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.