Denpasar (Antara Bali) - Pemerintah Provinsi Bali berencana meningkatkan bantuan kepada subak, organisasi pengairan tradisional dalam bidang pertanian, pada 2013 dari Rp20 juta menjadi Rp30 juta/subak.

"Daerah kita memiliki 2.700 subak tersebar di delapan kabupaten dan satu kota sehingga dalam APBD 2013 harus disediakan dana Rp81 miliar," kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Ketut Suastika di Sanur, Senin.

Pada fokus grup diskusi pelestarian perlindungan dan pengembangan berkelanjutan warisan budaya subak yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ia mengatakan, bantuan subak itu awalnya Rp5 juta ditingkatkan menjadi Rp20 juta dan akan ditambah lagi menjadi Rp30 juta.

Suastika menambahkan, peningkatan bantuan kepada masing-masing subak itu menunjukkan perhatian pemerintah yang semakin besar terhadap upaya pengembangan dan pemberdayaan petani.

Bantuan kepada masing-masing subak itu dapat diarahkan untuk berbagai kegiatan sesuai hasil kesepakatan petani yang terhimpun dalam wadah organisasi pengairan sawah maupun subak abian (lahan kering).(*/ADT/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026