Kegiatan yang dibuka Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai D Mantra itu mampu menarik perhatian pengunjung dan masyarakat setempat, karena ingin melihat beragam kesenian tradisional dan rangkaian acara lainnya.
Selain menarik perhatian warga ibu kota Provinsi Bali, sejumlah wisatawan mancanegara terlihat begitu antusias melihat kegiatan pawai tersebut di tengah kota tersebut.
Pelancong asing itu tampak berkumpul dan menunggu sejak satu jam sebelum acara tersebut digelar di depan Patung Catur Muka, Denpasar.
"Selain pawai, pada acara ini keris pusaka Singa Paraga milik Raja Badung yang ada tanda lobang bekas tembakan pasukan Belanda diarak," kata Kepala Dinas Kebudayaan Made Mudra.
Sementara itu granoka, penggagas dari kegiatan itu mengatakan, makna dari seluruh rangkaian acara tersebut adalah sebagai wujud transformasi kesadaran duniawi menuju kecemerlangan hidup. "Kegiatan ini sudah tahun ketiga dilaksanakan di Patung Catur Muka ini sampai sekarang," ujarnya.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.