Denpasar (Antara Bali) - Hampir seluruh pasar tradisional di Bali dipadati konsumen untuk membeli berbagai jenis keperluan Kuningan, sebagai rangkaian Hari Raya Galungan dalam memperingati kemenangan Dharma atau kebaikan melawan Adharma atau keburukan.

Dari pantauan di Denpasar, Jumat, pasar tradisional baik yang berlokasi di pusat kota maupun daerah pinggiran dipadati konsumen hingga melimpah ke jalan, sehingga menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.

Pasar Badung di jantung kota Denpasar sejak pagi ramai dikunjungi masyarakat untuk membeli berbagai keperluan Hari Raya Kuningan yang jatuh pada Sabtu (8/9).

Demikian pula pasar tradisional Pemedilan, Kecamatan Denpasar Barat, para pedagang dan pembeli merembet hingga ke jalan raya, sehingga kemacetan lalu lintas tidak bisa dihindari.

"Meskipun pasar ramai, karena semua orang membutuhkan berbagai jenis keperluan untuk kegiatan ritual maupun kebutuhan pokok sehari-hari, harga sudah normal kembali seperti biasa, tidak seperti menjelang Hari Raya Galungan dan Idul Fitri lalu yang melonjak," tutur Nyonya Suarni, seorang ibu rumah tangga yang membeli berbagai kebutuhan.

Harga berbagai kebutuhan seperti tomat, cabe, sayur mayur dan kebutuhan sehari-hari lainnya sudah normal kembali.(*/ADT/T007)


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026