Penelitian itu dilakukan tim investigasi KNKT dibawah koordinasi Kapten Chairudin di hanggar pesawat Lapter Letkol Wisnu, Senin.
"Tadi malam kami ke lokasi, tapi tidak bisa masuk ke dalam pesawat untuk melakukan
investigasi. Kami menunggu evakuasi oleh BIFA (Bali International Fligt Academy)," katanya.
Di hanggar pesawat milik BIFA itu KNKT akan meneliti kondisi mesin dan kokpit pesawat yang jatuh dalam misi penerbangan "cross contry" di sekitar lapangan terbang yang berlokasi di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Minggu (5/8) lalu itu.(MDE/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026