Menurut pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, 23 Maret 1949, itu slogan program KB saat ini, yakni "dua anak lebih baik", dinilainya kurang kuat.
"Kalau saya kembali ke yang dulu saja, yakni dua anak cukup. Kalau sekarang kan lebih longgar, dua anak lebih baik," katanya saat kunjungan kerja ke Kabupaten Situbondo, Jatim, Sabtu.
Secara bersoloroh, Agung Laksono mengemukakan bahwa slogan KB yang lama itu tidak melanggar hak asasi manusia.
Menurut Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan revitalisasi program KB untuk mengendalikan jumlah penduduk.
Lelaki berlatar belakang pendidikan dokter itu mengemukakan bahwa jika tidak dikendalikan, penduduk dunia bisa mencapai 9 miliar. Hal itu bisa menimbulkan masalah karena semua penduduk dunia itu membutuhkan makanan, sandang dan papan.
"Karena itu perlu revitalisasi program keluarga berencana," katanya yang dalam kunjungan itu didampingi Kepala BKKBN Pusat Sugiri Syarief dan diterima Bupati Situbondo Dadang Wigiarto.(*/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.