"Kami kesulitan membebaskan lahan warga untuk perpanjangan 'runway' itu," kata Kepala Bidang Prasarana dan Transportasi Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Made Yudana, di Singaraja, Minggu.
Menurut dia, perpanjangan landasan pacu itu sesuai rencana induk sebagaimana rekomendasi Kementerian Perhubungan terkait status lapangan terbang yang berlokasi di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, tersebut.
Sebelumnya Kementerian Perhubungan merekemondasikan peningkatan status Lapter Letkol Wisnu dari lapangan terbang perintis menjadi lapangan terbang komersial domestik.
"Pembangunan sarana dan fasilitas di Lapter Letkol Wisnu harus didasari rencana induk yang dibuat oleh konsultan khusus kebandaraan," kata Yudana.
Pihak Bali International Flight Academy (BIFA) yang selama ini menafaatkan Lapter Letkol Wisnu sangat mendukung peningkatan status satu-satuanya lapangan terbang di kawasan utara Pulau Dewata itu.(MDE/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.