Ketut Sudiata, Desa Pekutatan, mengatakan, kerangka tersebut pertama kali dilihat oleh anaknya saat hendak buang air di sekitar lokasi.
"Saya lagi mengikuti upacara, sementara anak saya bermain di sekitar pantai. Saat hendak buang air besar ia melihat kerangka manusia tersebut," katanya menuturkan.
Sudiata yang mendapatkan informasi dari anaknya langsung menuju ke lokasi kerangka. Kemudian menariknya dengan tali agar tidak terbawa ombak.
Polisi yang mendapatkan laporan langsung menuju lokasi penemuan dan melakukan evakuasi terhadap kerangka manusia tersebut.
Kepala Polsek Pekutatan, Kompol Komang Kardika, mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan identitas kerangka manusia tersebut.
"Untuk sementara kami titipkan di ruang mayat RSUD Negara, sambil dilakukan identifikasi," katanya.(GBI/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.