"Melupakan kenaikan harga BBM itu lebih baik," katanya setelah membuka Konferensi Perpustakaan se-Asia Tenggara di Kuta, Selasa.
Menurut dia, harga minyak dunia saat ini mengalami penurunan sehingga membahas kenaikan harga BBM sangat tidak tepat. "Harga minyak dunia saat ini turun dari 100 dolar AS menjadi 90 dolar AS per barel," katanya.
Namun dia prihatin bahwa pembatalan kenaikan harga BBM pada 1 April 2012 tidak diikuti oleh penurunan harga barang kebutuhan pokok yang sudah telanjur naik hingga 15 persen.
Oleh sebab itu, Agung Laksono meminta kepada para pelaku usaha khususnya pedagang menurunkan kembali harga kebutuhan pokok karena harga BBM tidak dinaikkan.(DWA/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.