"Mohon maaf karena ada kesalahan teknis, kami tidak bisa berunjuk rasa," kata Gede
Karang Sadnyana selaku koordinator aksi dalam pesan singkatnya yang diterima wartawan.
Ia tidak menjelaskan secara terperinci gagalnya aksi yang diikuti oleh sejumlah elemen pendukung Gede Ariadi yang adalah anak Bupati Buleleng Putu Bagiada, dan pasangannya Wayan Arta.
Menurut rencana, para pengunjuk rasa itu akan beraksi di KPU, gedung DPRD, dan kantor Pemkab Buleleng. "Kami melihat dalam pilkada 22 April lalu, KPU tidak bisa bersikap netral ," kata Ketut Mertayasa, salah satu pendukung Ariadi-Arta.(MDE/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.