Ketua Umum PSSI hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Solo pada 9 Juli 2011 itu melaporkan hasil pertemuan di Malaysia pada 24 April lalu didampingi oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Farid Rahman, anggota Komite Eksekutif Bob Hippy serta Sekjen PSSI Tri Goestoro.
"Tadi mereka (PSSI) melaporkan hasil pertemuannya dengan Tim Task Force AFC. Yang jelas kami sangat mangapresiasi proses penyelesian polemik ini," kata Menpora Andi Mallarangeng usai pertemuan.
Menurut dia, dengan adanya pertemuan yang diparkarsai oleh Tim Task Force AFC diharapkan bisa menyelesaikan kemelut dualisme kompetisi di Tanah Air karena kemelut yang terjadi mempunyai dampak pada kepentingan tim nasional.
Dualisme kompetisi yaitu Indonesia Super League (ISL) serta Indonesia Premier League (IPL) dampaknya cukup terlihat. Banyak pemain potensial (ISL) enggan turun membela timnas karena sebelumnya dianggap ilegal oleh PSSI Djohar Arifin Husin.
"Dualisme kompetisi harus dituntaskan. Ini demi tim nasional," kata mantan Juru Bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.(*/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.