Denpasar (Antara Bali) - Guru besar Universitas Udayana Prof Dr I Wayan Windia MS mengatakan subak-subak di Bali yang telah mapan membentuk wadah ekonomi untuk memasarkan hasil pertanian para anggotanya secara bersama-sama.

"Selain itu, juga berusaha memenuhi kebutuhan sarana produksi pertanian secara berkelompok, sehingga mampu melakukan penghematan," kata dosen Fakultas Pertanian Unud di Denpasar, Selasa.

Menurut dia, sistem subak yang diterapkan dalam bidang pertanian di Bali secara turun temurun itu, menunjukkan adanya perkembangan yang wajar dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

"Semua itu tidak masalah, asal kegiatan ekonomi tetap dapat menjamin dan harmoni dalam kebersamaan," harap Prof Windia.

Windia mengingatkan, kelembagaan sistem subak di Bali awalnya erat kaitannya dengan aktivitas masyarakat membuka hutan untuk lahan persawahan.(*/M038/T007)


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026