"Kendati begitu, keputusan yang dihasilkan di Rapimnasus harus menjadi acuan bersama untuk dimenangkan pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2014," katanya di Denpasar, Senin.
Ia mengatakan, siapa saja boleh dipilih sebagai kandidat calon presiden, asalkan sudah melalui mekanisme yang ditentukan. "Boleh saja pilih JK (Jusuf Kalla). Tapi suara terbanyak melalui mekanisme yang sah ditentukan oleh partai dalam Rapimnasus nanti," kata politikus asal Kabupaten Buleleng itu.(I020/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.