"Jadi perlu diwaspadai, apalagi gempa di Simeulue dinilai aneh mengingat ahli geologi sebelumnya menggangap jalur Nias, Simeulue, Aceh, sudah aman atau tidak ada gempa besar dalam waktu dekat pascagempa di Aceh pada 2004 yang berujung pada tsunami dan Nias di 2005," kata ahli geologi di Sumut Timbul Raya Manurung di Medan, Rabu.
Gempa Simeulue yang cukup kuat hingga terasa di daerah lain di Sumatera seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat harus dievaluasi lagi, katanya.
Para ahli geologi diminta melakukan studi lagi kemungkinan percepatan pergerakan lempeng.
Gempa yang kuat itu akan memicu kegiatan vulkanik di Bukit Barisan, kata Timbul yang alumni Fakultas Geologi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta tahun 1986 itu.(*/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.