Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat (NTB) H Soegarenda, di Mataram, Selasa, mengatakan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang paling tinggi dicapai oleh hotel bintang empat yakni sebesar 50,92 persen, diikuti hotel bintang lima sebesar 15,80 persen.
"TPK hotel bintang yang paling rendah terjadi pada hotel bintang dua dengan TPK sebesar 15,80 persen," ujarnya.
Sementara jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada Februari 2012, tambahnya, mencapai 22.074 orang yang terdiri dari tamu dalam negeri sebanyak 18.147 orang dan tamu asing 3.927 orang.
Jumlah itu mengalami penurunan 10,74 persen jika dibandingkan dengan jumlah tamu yang menginap pada Januari 2012 sebanyak 24.731 orang. Sedangkan jika dibandingkan dengan Februari 2011 yang tercatat 19.654 orang, maka mengalami peningkatan 12,31 persen, kata Soegarenda.(*/T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.