Denpasar (Antara Bali) - Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Badung relatif stabil, sebagaimana hasil pemantauan tim khusus bentukan pemerintah daerah setempat terkait penundaan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
    
"Sebagian besar harga kebutuhan pokok masih stabil," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Badung Sri Kusmini di Denpasar, Selasa.
 
Selaku ketua tim, Sri memantau harga kebutuhan pokok tersebut di Pasar Mengwi dan Pasar Blankiuh. "Untuk harga cabai rawit memang ada kenaikan, sedangkan beras ada penurunan karena saat ini musim panen," katanya didampingi Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Diskop UKM Perindag Kabupaten Badung I Gusti Ngurah Surayadnya.
    
Sri menjelaskan bahwa dibentuknya tim itu bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok setelah harga BBM yang seharusnya naik per 1 April 2012 mengalami penundaan.
    
Selain cabai, harga kebutuhan pokok yang masih bertahan dan tidak mengalami penurunan akibat penundaan kenaikan harga BBM adalah bawang merah, bawang putih, daging ayam, dan minyak goreng.(M038/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026