"Melalui program Langit Biru, apalagi saat COVID seperti sekarang, harga BBM RON 90 itu turun menjadi Rp6.450 per liter untuk kendaraan bermotor roda dua, roda tiga, angkot pelat kuning dan taksi pelat kuning," kata Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji dalam keterangan pers yang diterima di Denpasar, Jumat malam.
Rustam mengatakan dengan adanya harga khusus ini sekaligus mengajak konsumen pengguna Premium di wilayah Denpasar, Bali untuk menggunakan produk bahan bakar minyak (BBM) dengan oktan lebih tinggi, seperti Pertalite.
Menurutnya, BBM dengan kandungan oktan (Research Octane Number/RON) lebih tinggi lebih ramah lingkungan karena lebih rendah emisi. Selain itu, BBM dengan oktan lebih tinggi membuat pembakaran di ruang mesin lebih sempurna sehingga pemakaian bahan bakar menjadi lebih irit.
Baca juga: Pertamina: Grafik konsumsi energi di Bali meningkat
"Dengan adanya program ini, diharapkan dapat mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan agar mau beralih ke bahan bakar yang lebih baik, rendah emisi sehingga tercipta pengurangan polusi udara dan lingkungan yang sehat minimal dengan melakukan pembelian produk Pertalite," kata Rustam.
Konsumen dapat melakukan transaksi secara tunai maupun non-tunai dengan menggunakan kartu debit, kartu kredit maupun aplikasi MyPertamina.
Ia menambahkan tercatat untuk volume konsumsi BBM Perta-Series (Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) di Provinsi Bali per Juni 2020 sudah mencapai 72 persen. Sementara itu untuk total konsumsi Perta-Series di Bali pada bulan Juni 2020 juga meningkat 18 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Pewarta: Ayu Khania PranishitaEditor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.