"Rencana kami pada tahun ini membangun 470 unit BTS (menara pemancar) berbasis 3G di Bali," kata Manajer Jaringan PT XL Axiata Area Bali, Bayu Bandono, di Denpasar, Selasa.
Menurut dia, BTS 3G yang dibangun di Bali itu dari segi jumlah mengalahkan daerah lain di Indonesia. "Di daerah lain tahun ini rata-rata dibangun 200 unit," katanya di sela-sela peluncuran kartu perdana "XLKL1K" itu.
Untuk mendukung program itu, pihaknya telah menyiapkan kabel serat optik untuk dipasang di wilayah Denpasar hingga Singaraja. Sebelumnya XL telah memasang kabel serat optik di Denpasar, Badung, dan Gianyar.
Saat ini BTS milik XL sudah dapat dimanfaatkan pelanggan untuk mengunduh data di situs-situs internet. "Pelayanan itu sampai sekarang kami perluas hingga Singaraja," katanya.
Sementara itu, bertepatan dengan peringatan Hari Raya Kasih Sayang (Valentine Days), XL meluncurkan kartu perdana "XLKL1K" untuk memudahkan para pengguna situs jejaring sosial mengakses dan memperbarui data dengan satu kartu sekaligus.
"Dengan menggunakan kartu perdana ini, pelanggan secara otomatis dapat memperbarui status di Yahoo Messenger, Twitter, Facebook, dan Mig33," kata General Manajer Pemasaran Wilayah Bali-Nusra, Djie Yannes.
Peluncuran produk tersebut merupakan bagian dari upaya XL untuk merebut 68 persen pasar potensial pengguna ponsel jenis "mobile data services".
"Berdasarkan survei kami pangsa pasar ponsel `mobile data services` baru 32 persen, sedangkan 68 persen sisanya merupakan pasar potensial," katanya.
Dia menjelaskan bahwa 68 persen tersebut merupakan penguna ponsel dari kalangan menengah ke bawah yang tidak memiliki telepon cerdas, seperti Blackberry, Android, dan Tablet.
"Sekarang ini sudah banyak ponsel `low end` yang dilengkapi sistem operasional `Java` sehingga kartu perdana `XLKL1K` dengan mudah dapat dimanfaatkan pelanggan kalangan itu," katanya.
Pengguna kartu perdana "XLKL1K", lanjut dia, dapat menghemat konsumsi akses data hingga 80 persen dan mendapatkan akses gratis hingga 2,5 megabyte per hari selama 14 hari.
Setelah masa 14 hari terlewati, pelanggan dikenai tarif akses data sebesar Rp0,5 hingga Rp5.000 per kilobyte. Selain itu, pelanggan masih dapat mengakses internet secara gratis hingga 35 megabyte.
Untuk pelanggan lama XL masih bisa mendapatkan fasilitas tersebut dengan terlebih dulu mengunduh aplikasi melalui www.xlklik.com atau www.xlkl1k.com tanpa dikenai biaya.(M038)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.