Kabid Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Maluku, John Rante, ketika dikonfirmasi, Jumat petang, mengatakan, penerbangan perintis pesawat Merpati diatur Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di kota Tual.
"Saya diberitahukan paling terlambat pekan depan penerbangan perintis yang dilayani pesawat Merpati kembali beroperasi," ujarnya.
Pengaktfian kembali pelayanan penerbangan perintis setelah tim mekanik dari PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) mengevakuasi mesin di Larat dan memasangnya di armada lain.
"Jadi penerbangan perintis yang sempat terganggu dan meresahkan pengguna jasa armada udara itu karena hanya satu pesawat milik PT MNA yang beroperasi di Maluku kembali teratasi," kata Jhon.
Dia memaklumi keresahan pengguna jasa penerbangan perintis yang dilayani PT MNA karena memang dibutuhkan untuk melayani sejumlah bandara di daerah kecamatan maupun kabupaten di Maluku.(*/R-M038/IGT)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.