"Sasaran tersebut menjangkau 57 kecamatan di delapan kabupaten dan satu kota di Bali, namun hingga kini baru terealisasi 18 kecamatan atau 32 persen," kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali, I Ketut Teneng, di Denpasar, Minggu.
Sebanyak 39 kecamatan atau 68 persen diharapkan bisa dijangkau dalam tahun ini. Upaya tersebut ditindaklanjuti dengan meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masing-masing.
Hal itu sesuai penekanan Gubernur Bali Made Mangku Pastika agar seluruh lapisan masyarakat membiasakan hidup bersih dengan mengolah sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis.
"Sampah dan limbah lainnya dapat diolah menjadi pupuk ramah lingkungan sehingga mampu mewujudkan Bali yang bersih dan hijau, " ujar Ketut Teneng.(IGT)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.