"Sumbangan sektor pertanian terhadap perekonomian Bali selama ini paling kecil dibanding sektor-sektor pertumbuhan lainnya," kata Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof Dr I Wayan Windia, MS di Denpasar Kamis.
Ia mengatakan, sektor pertanian selain perannya kecil, pendapatan petani juga rendah sehingga tidak sanggup hidup layak dan sejahtera.
Padahal orang yang bekerja pada sektor pertanian dalam arti luas paling besar, persentasenya mencapai 50 persen.
Prof Windia menjelaskan, ciri petani yang tersisihkan adanya alih fungsi lahan sawah yang sangat besar, yakni setiap tahunya di Bali mencapai tidak kurang dari 750 hektare.
"Petani terutama di daerah perkotaan banyak putus asa, lalu terpaksa harus menjual sawahnya, yang akhirnya jatuh miskin," ujar Prof Windia.(T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.