Gianyar (Antara Bali) - Pengrajin tradisional membutuhkan bantuan modal usaha agar tetap bertahan dalam menghadapi ancaman krisis ekonomi.

"Pemerintah seharusnya mencari terobosan untuk memberikan bantuan modal itu," kata Ida Bagus Arjawa, pengrajin tradisional bambu di Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis.

Dengan tambahan bantuan modal, kata seniman topeng itu dipastikan akan mampu melahirkan kreativitas dalam membuat kerajinan.

Ia mengakui merosotnya penjualan hasil kerajinan itu akibat krisis ekonomi di luar negeri.

Bahkan, kata Arjawa, sejumlah usaha seperti pengrajin perak sudah banyak yang menutup usahanya serta beralih ke bisnis lain.(**)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026